Koil Mobil Kijang : 5 Ciri Koil Rusak, Faktor Penyebab Koil Lemah, Dan Bedanya Koil Asli Palsu

Setiap pemilik mobil produk Toyota pasti ingin tahu cara memperbaiki koil mobil kijang, cara merawat coil kijang, dan ingin tahu faktor penyebab koil cepat rusak. Tak semua orang paham mengetahui secara langsung karena banyak faktor sehingga perlu ketelitian yang tinggi.

Koil merupakan bagian penting bagi sebuah mobil dalam hal proses penyalaan, cara kerja koil sendiri adalah dengan mengubah tegangan listrik 12v menjadi ribuan dan nantinya akan menyalakan busi sehingga diubah menjadi pengapian.

Pentingnya koil adalah titik awal dari kehidupan sebuah kendaraan, jika koil mengalami masalah maka mesin akan sulit untuk dihidupkan. Salah satu fungsi utama dari koil adalah mengubah tegangan listrik menjadi sebuah pergerakan.

Di pasaran sendiri terdapat banyak sekali jenis koil, tetapi jenis ini sudah jelas untuk berbagai jenis kendaraan. memang ada juga yang bisa menggunakan koil dari jenis mobil lain tapi tentunya performa koil akan berbeda dengan standar.

Koil Mobil Kijang

Sayangnya masih banyak pengguna kendaraan yang tertipu untuk membeli koil asli, disini akan membahas masalah koil dan ciri-ciri koil asli untuk mobil kijang super, grand extra, kapsul, dan kapsul.

- Advertisement -

Bengkel-bengkel yang nakal dan tidak bertanggung jawab seringkali menawarkan koil KW atau koil murah yang dikatakan asli, namun tidak sedikit pula yang menjual koil kw dengan harga lebih tinggi dari aslinya sehingga umur koil tidak sepanjang koil aslinya.

Koil Mobil Kijang

Penyebab Koil Mobil Kijang Rusak / Cepat Panas

Koil merupakan salah satu komponen dalam sistem pengapian mobil yang fungsinya untuk menghasilkan tegangan tinggi sehingga tercipta bunga api pada busi.

Percikan ini dibutuhkan oleh mesin untuk memulai proses pembakaran bahan bakar. Biasanya jika koil mati atau rusak, mobil akan berbunyi “brebet brebet” hingga mati total.

Seringkali, penyebab koil mati adalah belitan koil primer dan sekunder putus. Bisa juga pemantiknya rusak. Lantas, apa yang memicu kedua kondisi tersebut?

  1. Busi rusak dan mati

Hal pertama yang menyebabkan koil mobil rusak adalah busi mati. Alih-alih diganti, busi mati ini tetap dipakai.

Akibatnya, koil juga akan mati dan rusak. Padahal, jika busi mati, aliran tegangan tinggi yang seharusnya keluar dari komponen akan terhambat dan tertahan di kumparan sekunder.

Beberapa efek dari kondisi ini adalah arus listrik akan mencari titik terlemah dari koil pelindung sehingga menyebabkan kebocoran.

Kebocoran ini akan terus menjalar ke kabel dan penutup busi. Kemudian tegangan tinggi yang ditahan pada lilitan kumparan sekunder akan menimbulkan panas di dalamnya dan menyebabkan kumparan mati.

  1. Kabel busi bocor

Pada kabel busi terdapat isolator berbahan karet yang lambat laun akan menjadi getas atau getas karena sering terkena panas mesin secara terus menerus.

Pada bagian yang sudah rapuh ini, arus dan tegangan tinggi yang seharusnya terciprat keluar dari badan kabel busi.

Akibatnya terjadi kebocoran yang menyebabkan koil mobil rusak. Perawatan mobil harus Anda perhatikan agar hal ini tidak mudah terjadi.

  1. Penggunaan busi yang tidak memenuhi spesifikasi kendaraan

Mesin kendaraan yang berbeda, spesifikasi busi yang berbeda diperlukan. Ada mesin yang membutuhkan busi dengan hambatan di dalamnya (kode R pada busi), mesin dengan busi tanpa hambatan, dan ada juga mesin yang membutuhkan busi platinum atau iridium.

Saat mengganti busi mobil, ada baiknya memperhatikan spesifikasinya agar komponen yang dimasukkan ke dalam mesin sesuai dengan kebutuhan.

- Advertisement -

Sebab, jika tidak sesuai, maka percikan yang dihasilkan akan terlalu kecil atau bahkan tidak bisa menyalakan api. Ujung-ujungnya kerja kumparan akan lebih berat sehingga beresiko rusak.

  1. Umur koil

Penyebab koil mobil rusak bisa jadi karena usia pemakaian sudah lewat. Kumparan merupakan komponen kelistrikan mobil yang masa pakainya hanya sampai lima tahun.

Setelah itu kumparan akan mulai menunjukkan gejala penurunan fungsi seperti kumparan membesar, penutup isolator mulai getas, dan terjadi kebocoran.

Kerusakan ‘kecil’ inilah yang membuat koil lebih cepat rusak. Jadi, ada baiknya Anda mengecek mobil kesayangan Anda jika sudah melewati lima tahun pemakaian.

  1. Kualitas koil tidak bagus

Ketika Anda memutuskan untuk mengganti coil yang rusak dengan komponen yang baru, pastikan kualitasnya benar-benar yang terbaik.

Sebab, jika kualitas komponen pengganti koil lama tidak sebagus yang sebelumnya (mobil asli dari pabrik), maka hal ini akan menimbulkan masalah.

Kumparan yang kurang berkualitas biasanya akan mudah rusak dan mati. Ya, anggap saja seperti barang KW yang umurnya lebih pendek dari barang aslinya.

Oleh karena itu, jika Anda mengganti koil, pastikan hanya menggunakan Original Equipment Manufacturer (OEM) atau suku cadang mobil asli.

Ciri Koil Mobil Asli

  1. Ada box dengan hologram, tapi biasanya dijual tanpa box.
  2. Koil asli ada dua jenis yaitu Mobis atau Kia, sama dan harganya tidak jauh berbeda.
  3. Pada koil terdapat stiker hologram dan tulisan pada jenis koil serta merek ditekan dan diembos.
  4. Bentuk lebih rapi dan kasar pada ujung koil.
  5. Harganya sekitar 150 ribu – 170 ribu rupiah.

Ciri Koil Mobil Palsu

  1. Beberapa tidak bermerek, hanya kotak hitam.
  2. Kalaupun bermerk, biasanya hanya stempel sablon di koilnya dan tidak ada hologramnya.
  3. bentuk koil agak kasar dan halus pada ujung koil.
  4. harga lebih murah dibawah 100 ribu.
  5. Untuk penggunaan darurat, tidak apa-apa daripada tidak sama sekali.
    solusi atau pencegahan beli coil palsu hanya dengan membeli di toko suku cadang terpercaya dan memang hanya menjual suku cadang asli. jika keadaan darurat di tempat yang tidak kita ketahui maka kita harus berhati-hati terhadap penipuan bengkel nakal, untuk sementara tidak ada masalah menggunakan koil palsu, yang penting mobil masih bisa hidup.

Gejala Koil Rusak / Bocor

- Advertisement -

Igtintion coil atau lebih dikenal dengan sebutan koil bisa mengalami kerusakan. Ternyata ini ciri-ciri koil mobil yang sudah mengalaminya.

Setiap bagian yang rusak akan menimbulkan masalah, apalagi untuk koil itu sendiri memiliki gejala yang dapat ditimbulkan namun tidak seperti bagian yang rusak lainnya yang dapat dilihat secara langsung. Tentunya harus dicek secara detail untuk mengetahui apakah koil rusak atau ada bagian lain yang berhubungan dengan koil yang bermasalah.

Mobil Sulit dihidupkan

Biasanya mesin sulit dihidupkan jika mobil sudah panas atau setelah lama digunakan. harus menunggu mobil dingin sebelum bisa menyala, ini bisa jadi koil lemah dan kondisi panas membuat koil tidak bisa bekerja dengan baik. solusinya ganti koil dengan yang baru atau kompres koil dengan kain dingin selama 10 menit.

Brebet atau Ndut Ndutan

Gejala brebet atau ajrut-ajtrutan sering muncul jika koil bocor. pengapian tidak sempurna dan busi kekurangan daya listrik, menyebabkan mobil mogok. Solusinya, kita cek dulu apakah koil bocor atau busi mati. cara mengeceknya bisa dilihat disini, jika terlihat ada yang bocor lebih baik ganti atau bungkus sementara dengan lakban hitam.

Boros BBM

Konsumsi bahan bakar menjadi boros, hal ini juga bisa terjadi karena koil bocor atau lemah. Dari semua penyakit koil yang bermasalah, efeknya akan terasa pada pemborosan bahan bakar. solusinya, ganti coil yang bermasalah dengan yang baru.

Tiba-tiba mati

Saat mobil melaju dengan kecepatan tinggi, mesin tiba-tiba mati, jika tidak ada masalah dengan pompa bahan bakar, mungkin dalam kondisi koil yang sudah tidak layak untuk digunakan.

Percikan Muncul

Ini yang paling mengerikan, sebenarnya tidak ada masalah besar tetapi akan berbahaya jika kondisi selang gas dalam keadaan bocor sehingga kemungkinan kebakaran mobil bisa terjadi karena koil bocor.

Kebocoran biasanya terlihat di ujung kabel koil itu sendiri dan percikan api dapat terjadi di mana saja di sekitar koil. jika bocor, lebih baik diganti dan tidak menghabiskan terlalu lama untuk lakban.

Saat memeriksa koil, jangan sampai tangan Anda basah, ada kasus pengemudi terpental setelah memegang koil dengan tangan basah. ketika koil bekerja, maka akan menghasilkan ribuan volt yang dapat membuat makhluk hidup mati karena shock.

Saat memeriksa kabel, kita akan merasakan kejutan kecil, ini karena ada kebocoran di kunci kontak. Berhati-hatilah saat memeriksa kendaraan karena bagian yang mengandung listrik dapat membahayakan pemilik kendaraan.

Cara Memperbaiki Koil Kijang Yang Rusak

Saat coil mobil rusak ada beberapa ciri diantaranya sebagai berikut :

  1. Saat mobil distarter, sulit untuk distarter, apalagi saat koil panas.
  2. Mesin mobil brebebet / lumpuh.
  3. Jika koil rusak parah, mobil di jalan bisa mati mendadak.
  4. Ada suara menggelitik di koil.
  5. Muncul bunga api listrik di bagian koil.

Dalam beberapa kasus koil mobil rusak, harus diganti dengan koil baru. Namun, jika kerusakannya tidak terlalu parah dan koil mobil dalam keadaan terjepit, masih bisa diperbaiki. Misalnya, merusak koil hanya karena bocor.

Sedangkan untuk koil yang mati atau tidak mengeluarkan bunga api sama sekali pada busi, maka koil tersebut harus diganti dengan yang baru. Karena koil tidak bisa diperbaiki.

Kerusakan koil mobil yang sering terjadi adalah karena kabel busi putus, terkelupas atau ada keretakan pada koil yang menyebabkan koil bocor sehingga bunga api tidak sampai ke busi. Atau juga koil api kecil yang menyebabkan koil mati atau koil mati saat mesin panas.

Cara mudah mengatasi koil rusak saat panas, bisa dengan mengompres koil menggunakan kain basah, ini pengobatan sementara, tapi koil harus diganti. Cara memperbaiki koil mobil yang rusak akibat listrik bocor adalah dengan mencari penyebab koil bocor,

Misalnya mobil dengan distributor atau mobil bensin dengan sistem karburator yang memiliki kabel busi yang panjang, jika ada kabel busi yang putus dapat menyebabkan loncatan api dari koil ke badan koil. Hal ini karena listrik tegangan tinggi dari koil akan menemukan jalur pendek ke massa atau tanah (-).

Kerusakan pada koil seperti di atas akan menunjukkan percikan api dari koil saat pengapian terjadi pada kabel busi yang putus. Contoh lain, jika kabel busi silinder satu putus, saat pengapian busi terjadi di silinder 1 maka pada saat itu Anda akan melihat loncatan bunga api dari koil ke body coil.

Cara memperbaiki koil mobil yang rusak jika terjadi kebocoran listrik tegangan tinggi (misalnya seperti gambar di atas), masih bisa diperbaiki dengan menambal bagian yang bocor menggunakan lem korea, plastik baja atau sealant kaca yang berfungsi sebagai insulasi agar itu memblokir lompatan bunga api (koil listrik tegangan tinggi). ) melompat dari koil.

Namun jika kerusakan seperti pada gambar di bawah ini, maka Anda harus mengganti koil atau hanya mengganti tutup busi atau kabel busi saja.

Cara memperbaiki koil mobil yang rusak karena tidak ada api yang keluar dari busi, pada beberapa kasus terjadi karena kontak penyambung antara koil dengan kabel busi memiliki kerak yang menghalangi aliran listrik dari koil ke busi agar api tidak keluar pada busi.

Sebaiknya ganti koil jika koil rusak, misalnya koil retak pada sistem pengapian langsung, misalnya seperti koil pada bensin Kijang Innova, koil retak biasanya disebabkan oleh overheating dan mesin dipaksa untuk menjalankan atau koil telah diganti dengan kualitas yang buruk.

Ini karena celah yang terlalu sempit antara koil dan dinding aluminium di sekitar koil. Untuk beberapa alasan yang memaksa sebelum mengganti dengan koil baru, koil yang retak masih dapat ditambal tetapi bersifat sementara.

Contoh lain cara mengatasi koil yang rusak pada chevrolet zafira, jika salah satu koil ini mati maka harus mengganti 4 koil sekaligus, karena keempat koil chevrolet zafira menjadi satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

- Advertisement -

Jenis Koil Mobil Kijang

Sebelum Anda membeli koil alangkah baiknya ketahui koil apa yang cocok dan bagus untuk jenis mobil Anda. Jangan asal beli karena koil ada 2 jenis yaitu koil basah dan koil kering. APa bedanya koil basah dan koil kering?

Perbedaan Koil Basah Dan Koil Kering

Koil pengapian atau ignition coil adalah alat yang dirancang untuk memproduksi voltase arus listrik dialirkan ke Distributor.

Anda pasti tahu apa itu koil pengapian bukan? hehe bagi yang belum tahu, ignition coil adalah sebuah komponen pada sistem pengapian mobil konvensional yang fungsinya untuk menaikkan tegangan rendah 12V dari aki menjadi tegangan tinggi 20KV untuk disalurkan ke distributor hingga didistribusikan kembali ke masing-masing busi sehingga campuran bahan bakar dan udara lancar. kompresi dapat terbakar.

Setelah saya membaca berbagai artikel tentang ignition coil, ternyata masih sangat sedikit yang membahas tentang jenis-jenis ignition coil dan ini mungkin artikel nomor 2 bahasa indonesia di internet bukan? hehe. Ya, mungkin karena orang lebih suka atau lebih mengenal koil pengapian basah atau yang berbentuk botol bottle

Koil Basah Kijang (Koil Botol)

Koil basah merupakan koil berpendingin oli. Selain arus yang terhalang oleh resistor ballast, koil masih bisa panas karena induksi elektromagnetik di dalamnya untuk menghasilkan arus tegangan tinggi, harus ada pendingin lain yaitu oli di koil pengapian.

Jika koil pengapian basah hanya dapat menghasilkan arus tegangan tinggi sekitar 20 KV, koil basah ini juga memiliki kelebihan yaitu jika mulai tidak berfungsi maka koil akan menunjukkan tanda-tanda terlebih dahulu dan tidak akan langsung mati.

Tanda-tanda Koil Basah Lemah
  1. Busi sering mati
  2. Bunga api yang dihasilkan oleh busi merah red
  3. Mesin mati di rpm tinggi
  4. Mesin sering mati saat panas dan hidup kembali saat dingin
Koil Kering Kijang (Dry Coil)

Dry coil adalah koil pengapian yang memiliki sistem pendingin udara. Jika pendingin pada koil pengapian kering adalah oli dan juga dilengkapi dengan resistor ballast agar tidak cepat panas, pada koil pengapian kering pendinginnya adalah plat aluminium atau plat yang mampu menyerap panas yang dihasilkan oleh koil pengapian saat bekerja.

Kelebihan coil kering adalah cocok untuk mobil berperforma tinggi. Koil pengapian kering berlebih juga dapat menghasilkan arus tegangan tinggi sekitar 40 KV lebih.

Kekurangan dari coil kering ini adalah umur coil ini lebih pendek dibandingkan dengan coil basah dan langsung tidak bekerja tanpa menunjukkan gejala terlebih dahulu, jadi disarankan untuk membawa cadangan dry coil di mobil anda.

- Advertisement -

Koil mobil untuk apa?

Fungsi utama dari koil adalah mengubah tegangan rendah listrik. Pada dasarnya di dalam mobil ada sistem pengapian yang berguna untuk membuat mobil bisa menyala.

Berapa usia koil mobil?

Penyebab koil mobil rusak bisa jadi karena usia pakainya sudah lewat. Koil adalah komponen elektrikal mobil yang punya usia pakai hanya sampai lima tahun.

​​​​​​​Koil Rusak Karena Tidak Keluar Api di Busi

Akhirnya api tidak akan keluar pada busi. Jika sudah begini, sebaiknya segera ganti coilnya. Apalagi jika kondisinya juga retak. Sebaiknya hindari menggunakan coil yang sudah retak sehingga tidak bisa bekerja secara maksimal.

Apa penyebab koil mobil cepat panas?

Ada beberapa hal yang berpotensi menyebabkan koil menjadi terlalu panas. Diantaranya adalah karena korsleting pada kumparan, atau karena arus yang mengalir berlebihan. Bisa juga karena platina sudah aus, dan kurangnya pendinginan pada koil akibat kebocoran cairan pendingin pada koil.

Kenapa busi tidak mengeluarkan percikan api?

Kabel Busi Terputus atau Koil Panas
Masalahnya sangat simpel, yakni adanya kabel busi yang terputus. Jika hal ini terjadi, efek yang muncul adalah koil akan bocor dan busi tidak akan mengeluarkan percikan api. Pada umumnya, kerusakan ini juga disebut dengan koil rusak karena panas.

Apa fungsi resistor pada koil mobil?

Fungsi komponen sistem pengapian konvensional pada mobil
Baterai (Battery) berfungsi sebagai sumber arus listrik dengan tegangan rendah (12 Volt). Resistor pada kumparan berfungsi untuk membatasi arus listrik yang mengalir ke kumparan dari baterai.

Demikian penjelasan Koil Mobil Kijang LGX,SX, SSX, LSX, SGX, LX, Kapsul, Rover, Doyok, Kotak, Grand extra dan Super yang bersumber dari berbagai sumber.

- Advertisement -

Leave A Reply