Ultimate magazine theme for WordPress.

5 Penyebab Bearing Panther Sering Rusak, Begini Cara Mengatasinya

0 10,165

Penyebab Bearing Panther Sering Rusak – Understeel atau kaki-kaki merupakan salah satu elemen penting yang ada pada setiap jenis kendaraan khususnya untuk sebuah mobil. Bearing atau biasa disebut klaher ini sebenarnya jarang rusak jika rutin perawatan.

Adanya salah satu atau beberapa komponen kaki-kaki mobil yang bermasalah selain membuat kita merasa tidak nyaman juga dapat membahayakan keselamatan pengemudi dan penumpangnya.

Beberapa jenis kendaraan modern saat ini memiliki komponen undercarriage yang jarang mengalami kerusakan, berbeda dengan mobil model lama seperti Isuzu Panther yang sampai saat ini masih mempertahankan desain dari jaman dulu, oleh karena itu komponen understeel hadir pada mobil Isuzu terutama macan kumbang sering rusak.

Nah pada artikel kali ini kami sebagai penulis akan memberikan gambaran lengkap mengenai bagian understeel Isuzu Panther yang sering mengalami kerusakan, sehingga anda dapat memperkirakan biaya persiapan mobil anda jika mobil anda bermasalah pada kaki-kakinya.

Bagi sebagian besar pengguna mobil panther pasti sering melakukan cek bearing roda depan kan? cek bearing digunakan untuk merawat roda kendaraan agar awet dan tidak mudah ketahuan kapan harus ganti.

Penyebab Bearing Panther Sering Rusak

Kerusakan pada bearing roda depan phanter jika jarang dilakukan perawatan pelumasan biasanya akan mengalami lubrikasi kering, entah itu lubrikasi yang sudah mengeras atau luber sehingga bearing tidak mendapatkan pelumasan yang baik.

Akibat kehabisan gemuk pada bearing, suhu bearing menjadi mudah panas yang selanjutnya dapat menyebabkan bearing terkikis dan rusak.

Penyebab Bearing Panther Sering Rusak

Selain itu, masalah lain yang sering muncul pada bearing roda depan mobil Panther adalah bearing yang sering aus meskipun telah dilakukan penyetelan beberapa waktu lalu.

Lalu pertanyaannya kenapa bearing roda Panther begitu mudah diganti sehingga kita harus menyetelnya secara berkala?

Bearing Panther Oblak

Alasan mengapa bearing roda depan Isuzu Panther begitu mudah diganti adalah karena karakteristik dari model bearing itu sendiri.

Perlu diperhatikan bahwa jenis bearing yang dipasang pada roda depan mobil Panther adalah tapered roller bearing yang tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri.

Keunggulan bearing model ini adalah kemampuannya yang baik dalam menahan beban dari luar dan dalam dengan sangat baik.

Related Posts
1 of 12

Sedangkan kekurangan dari bearing ini adalah karakteristik dari bearing model ini sangat mudah kendur, karena tapered bearing merupakan jenis bearing yang dapat diatur dan bukan bearing paten.

Tips Bearing Roda Depan Panther Awet

Agar bearing model ini tetap terjaga keawetannya, anda memang harus rutin mengecek kekencangan setingan bearing roda depan kendaraan, jika terasa agak kendor silahkan atur ulang bearing roda mobil anda.

Jika anda berminat untuk menyetel sendiri di rumah, pastikan mur penyetel tidak terlalu kencang, karena menyetel bearing yang terlalu kencang akan membuat bidang gesekan semakin rapat/besar yang akan menyebabkan bearing menjadi terlalu panas dan mudah lepas.

Bearing roda depan panther harus diperiksa dan dilumasi secara teratur. Karena jika tidak akan menyebabkan bearing ambruk dan menimbulkan masalah bagi kita tentunya.

Bearing roda depan mobil Panther berjenis tapered roller bearing, dimana bearing jenis ini mampu menahan tekanan beban dari depan, dalam dan luar sehingga bearing ini mampu menahan beban dengan sangat baik.

Namun kelemahan dari bearing jenis ini adalah tidak termasuk paten bearing yang artinya bearing ini memiliki mur yang mengatur kekencangannya.

Tentunya mur penyetel ini bisa kendur saat digunakan meski sudah dikunci dengan slip pen (pen slip masih ada celah).

Jika kekencangan dan pelumasan tidak dikontrol secara teratur, sedangkan mur penyetel kendur dan mobil masih digunakan, hal ini dapat menyebabkan bearing terkikis, berubah bentuk, dan roboh.

Cara memeriksa bearing yang rusak

Cacat bearing ini dapat dilihat dengan dua cara, yang pertama dengan mendongkrak roda depan kemudian memutar ban. Jika bearingnya rusak, Anda akan mendengar suara gemuruh, atau jika Anda menyentuh lengan atas Anda, akan terasa kasar/bergetar.

Cara kedua tentunya dengan melepas bearing roda dan melihatnya secara visual. Jika bearing mengalami kerusakan, tentu yang pertama kali dilihat adalah adanya gram atau serbuk besi di antara celah bearing. Jika kerusakannya sangat parah, bearing rol atau bearing bambu akan terlihat patah (tidak mulus).

Agar bearing tidak ambruk di jalan raya, rutinlah mengecek kondisi bearing mobil. Anda bisa mengeceknya sendiri di rumah, atau di bengkel understeel terdekat yang bisa Anda temukan. Harga pengecekan understeel di bengkel bervariasi antara 50 ribu hingga 100 ribu.

Leave A Reply