5 Perbedaan AMP dan Non AMP, Mana Yang Lebih Baik?

Saat ini ditahun 2020 perbedaan AMP dan non AMP menjadi perbincangan hangat di dunia blogger karena tampilan AMP yang super cepat dan menghemat waktu yang membuat blog non AMP tersingkirkan.

Banyak blogger yang bertanya-tanya bedanya AMP dan Non AMP dari berbagai segi. Pertanyaan ini tak hanya blogger pemula tetapi senior pun merasa penasaran dengan kehadirannya.

Seiring dengan berkembang zaman selalu ada perubahan walaupun itu hanya sedikit. Perubahan ini atas permintaaan masyarakat yang mudah bosen apa yang telah ada.

Dunia webiste merupakan salah satu bidang teknologi dan wajib diperbarui seiring berjalannya waktu mulai dari pertahanan keamanan hingga tampilan yang lebih modern.

Situs website yang tidak diperbarui akan tersingkirkan dengan mudahnya dan para perusak dengan mudah mencoba mengambil datanya tanpa ketahuan pemilik web.

Salah satu bukti berkembangnya teknologi modern adalah penggunaan AMP secara perlahan-lahan menyingkirkan Non AMP.

Yuk, cari tahu perbedaan blog valid AMP dan non AMP sebenarnya, daripada masih kebingunan.

Perbedaan AMP dan Non AMP

Ketika kita membuka salah satu website di mesin pencari Google, pasti pernah merasakan kecepatan luar biasa, seakan-akan smartphone yang kita gunakan baru beli padahal smartphone bekas (hp kentang).

Dengan mudahnya membuka website itulah salah satu fitur kelebihan AMP dan banyak lagi kelbihannya yang akan kita ulas disini.

AMP

AMP kependekan dari Accelarated mobile pages, AMP adalah terobosan baru yang dikeluarkan oleh Google yang bertujuan untuk mempermudah akses website untuk semua kalangan tak memandang device yang mereka gunakan.

Proyek ini sangat bagus untuk kepentingan pengelolaan website dan iklan dengan performa tinggi, konsisten serta cepat disekian banyak perangkat tampilan mobile.

Loading cepat juga salah satu SEO yang harus diterapkan merujuk pada algoritma Mobilegeddon yang mengharuskan website tampilan Mobile Friendly.

AMP dapat dipasang pada website platform blogger.com (blogspot) dan juga CMS (Content Management System) wordpress, drupal, dan lain sebagainya.

AMP sendiri masih banyak banyak kekurangannya dibandingkan dengan Non AMP sudah lama ada. Maklum, produk baru google ini masih tahap pengembangan.

Non AMP

Non AMP adalah produk lama google dengan tanpilan website pada dekstop lebih cepat dibandingkan tampilan mobile. Non AMP hingga saat ini masih disukai para blogger dan google masih mempertahankan produk Non AMP.

Kelebihan Non AMP tak hanya pada kecepatan pada tampilan dekstop, tetapi masih ada lagi salah satunya pada SEO (Search Engine Optimization).

Website non AMP lebih mudah di pelajari oleh pemula dan forum membahas non AMP mudah ditemukan tak seperti AMP yang masih sulit ditemukan forumnya.

Kelebihan

Nah, ini yang ditunggu-tunggu membahas kelebihan AMP dan kelebihan Non AMP, simak baik-baik :

AMP

  • Responsive
  • Loading super cepat
  • Hemat waktu
  • Hemat kuota
  • Beban server jadi ringan
  • Tampilan modern
  • Meningkatkan pengalaman pengguna
  • Lebih Smooth

Non AMP

  • Lebih SEO
  • Loading cepat di tampilan dekstop atau PC
  • Mudah dipahami
  • Banyak forum
  • Theme mudah ditemukan
  • Permalink lebih mudah dikenali pembaca

Kekurangan

Ini berita tak sedap dari kekurangan AMP dan Kekurangan Non AMP, simak dibawah ini :

AMP

  • Permalink tidak dikenali pembaca
  • Tampilan dekstop lambat
  • Sulit dipahami
  • Forum AMP susah ditemukan
  • Jasa perbaikan mahal
  • Fitur masih sedikit
  • Iklan tengah artikel tidak ada

Non AMP

  • Tampilan mobile lambat
  • Theme lama
  • Tidak smooth

Lebih baik Non AMP atau AMP?

Dari kekurangan dan kelebihan produk google diatas, dapat diartikan bahwa saat ini menggunakan salah satunya tidak menjadi persoalaan di mata google.

Yang terpenting bagaimana kita mendesign tampilan dan konten tidak menyulitkan pembaca. Dengan begitu pembaca akan menyukai serta meningkatkan peringkat di mesin penelusuran.

Gunakan sesuai kemampuan dan budget kalian, jangan sampai produk tersebut mengganggu kalian untuk berkarya menjadi penulis blog.

Media raksasa saat ini masih banyak yang menggunakan non AMP walaupun perlahan-lahan mereka pindah ke AMP.

Jika pindah dari Non AMP ke AMP, apakah trafik akan menurun?

Bisa iya, bisa tidak. Semua kembali pada indikator SEO lainnya, banyak faktor penyebab trafik pengunjung turun. Jangan khawatir jika kalian yakin artikel yang telah ada memang artikel SEO dan theme yang digunakan sudah di optimasi seonya.

Pada umumnya, pindah ke AMP mengalami permasalahan tapi tidak serius hanya butuh valid AMP. Untuk mengetahui AMP sudah valid atau belum bisa gunakan tool cek valid AMP yang disiapkan google.

Perbaiki kesalahan yang terdeteksi oleh tool tersebut, jika memang sudah valid kalian akan merasakan sensasi kecepatan buka halaman website.

Ciri Website AMP

Setiap produk selalu ada ciri khusus untuk menandakan perbedaannya, apa ciri fisik AMP?

  • Tanda petir
  • Permalink

Tanda Petir

Ketika browsing di smartphone, pernah lihat tanda petir disamping judul? jika iya, itu tanda valid AMP. Tanda petir ini merupakan icon globe, boleh digunakan siapa saja.

Tak hanya google yang menggunakan tanda petir, saat ini perusahaan raksasa milik Mark Zuckerberg juga menggunakan tanda petir bahwa situs memiliki loading yang cepat.

Tanda petir pada facebook biasanya digunakan untuk instant article, website yang telah disetujui menampilkan iklan dari program Ads Facebook akan diberi tanda petir.

Sudah tahu bedanya, kan? jika belum paham bedanya Non AMP dan AMP silahkan isi kolom komentar atau isi kontak kami.

Leave A Reply

Your email address will not be published.