4 Penyebab Mesin Mobil Kijang Mati Saat Injak Kopling, Begini Solusi Memperbaikinya

Penyebab Mesin Mobil Kijang Mati Saat Injak Kopling – Salah satu penyakit mobil dengan transmisi manual adalah masalah kopling. Saat kopling dilepas atau diinjak, keduanya bisa membuat mesin mobil mati dan membuat panik pengemudi. Ada dua hal yang berhubungan dengan kopling dan membuat mesin mobil mati.

Banyak faktor yang menyebabkan mesin mati khususnya mobil tua seperti kijang grand extra, kijang super, kijang doyok, dan kijang kapsul. Penyakit kijang minim sekali apalagi pada mobil tua, hanya saja performa mesin sudah mulai menua sehingga meminta restorasi sparepart pada bagian tertentu.

Pertama, saat pedal kopling dilepas, kesalahan bisa dikatakan murni pada pengemudi yang tidak menyeimbangkan pedal gas dan kopling dengan baik.

Namun, jika mesin mobil mati saat Anda menginjak kopling, itu tandanya kopling bermasalah. Hal ini bisa terjadi ketika perawatan mobil khususnya kopling tidak dilakukan secara maksimal.

Penyebab Mesin Mobil Kijang Mati Saat Injak Kopling

Sebagian besar pengguna mobil tidak menyadari bahwa kopling mobil sedang bermasalah. Karena gejalanya baru terasa saat mesin mobil bekerja lebih keras, misalnya di tanjakan atau turunan.

- Advertisement -

Setidaknya ada 4 penyebab mesin mobil mati saat pedal kopling diinjak. Apa pun? Yuk simak ulasan lengkapnya di bawah ini penyebab mesin kijang mati pada saat injak kopling walaupun mesin Toyota dikenal bandel.

Penyebab Mesin Mobil Kijang Mati Saat Injak Kopling

Kabel Persneling Putus

Gear merupakan komponen penggerak yang menghubungkan tenaga mesin melalui perpindahan transmisi. Saat ada komponen yang rusak, seperti kabel putus, otomatis kinerjanya bisa terganggu.

Kabel gigi yang putus menyebabkan RPM turun bahkan mati saat kopling diinjak. Jika menemukan masalah seperti ini, segera hubungi bengkel langganan untuk memperbaikinya.

Karburator kotor

Penyebab mesin mobil mati saat kopling diinjak bisa jadi karena kotoran yang mengendap di karburator. Jika dibiarkan terlalu lama, ada kemungkinan kotoran tersebut dapat mengeras dan mengganggu fungsi karburator itu sendiri.

Seperti yang kita ketahui, karburator berfungsi sebagai pengatur tekanan udara di ruang bakar. Jika karburator tersumbat, dapat mengganggu kinerja mesin dan menyebabkan mati.

Agar karburator dapat berfungsi dengan baik, bersihkan karburator dan selang aliran udaranya agar suplai udara tidak tersumbat.

Kampas kopling sudah aus

Performa mobil yang menurun hingga tidak bertenaga sama sekali bisa disebabkan oleh kampas kopling yang aus. Kampas kopling yang aus membuat tenaga mobil tidak tersalurkan untuk menggerakkan roda sehingga mesin mengaum, melambat hingga tiba-tiba mati.

Untuk mengetahui kampas kopling yang mulai aus sebenarnya bisa dilihat melalui berbagai gejala yang dialami. Ibarat akselerasi mobil yang melemah, terdengar bunyi gemeretak atau gemuruh saat kopling diinjak, perpindahan gigi transmisi menjadi lebih keras, hingga munculnya bau gosong seperti terbakar.

Jika beberapa kondisi tersebut sudah dirasakan, maka segera ganti kopling dengan yang baru, untuk mencegah kerusakan pada komponen mesin lainnya.

Masalah sensor aliran udara

Fungsi aliran udara pada sistem injeksi mobil adalah untuk mengukur dan menyalurkan udara ke dalam ruang mesin. Masalah aliran udara bisa membuat RPM mobil menurun bahkan mati jika diinjak, dilepas atau diinjak pedal gasnya.

Tanda-tanda lain bahwa aliran udara bermasalah adalah mesin bergetar, idle terasa kasar hingga asap knalpot mengeluarkan percikan api yang menyakitkan mata.

Jika menunjukkan tanda-tanda tersebut, segera bawa mobil ke bengkel untuk mengganti aliran udara yang rusak.

Dalam keadaan darurat jika mesin mobil mati saat kopling diinjak, segera belok ke bahu jalan. Kemudian matikan mesin, masukkan persneling ke netral dan injak rem tangan lalu hidupkan mesin kembali. Perhatikan setiap gejala yang muncul. Jika masih bisa berjalan, segera bawa ke bengkel terdekat.

- Advertisement -

Perlu diketahui, mesin mobil mati saat menginjak kopling sangat berbahaya. Kondisi ini dapat menyebabkan kendaraan kehilangan kendali. Untuk menghindarinya, lakukan perawatan mobil secara rutin agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

- Advertisement -

Leave A Reply