Cerita Bandung Bondowoso Dan Rara Jonggrang, Legenda Candi Sewu (1000 Candi)

0 1,157

Pastinya kamu pernah dengan cerita rakyat Bandung Bondowoso dan Rara Jonggrang, kisah cinta dua pemuda pada zamannya. Cerita ini legendaris, hingga saat ini disukai para milenial terutama pecinta sejarah.

Kisah perjuangan cintanya yang menggegerkan hingga saat ini yang berupa seribu candi (candi sewu) masih utuh dibuat dalam semalam.

Jika kamu berkunjung, sempatkan berwisata ke candi Prambanan, candi Sewu, dan candi Boko yang wilayahnya tak jauh.

Datanglah disore hari, kamu akan merasakan eksotisnya candi Boko, romantisnya candi sewu dan mistisnya candi prambanan.

Bandung Bondowoso dan Rara Jonggrang

Pada zaman dulu ada sebuah kerajaan yang bernama kerajaan Pengging dipimpin Prabu Damar Maya. Raja Pengging di karuniai anak laki-laki diberi nama Joko Bandung. Tak mau kalah dengan ayahnya, Joko Bandung belajar ilmu olah jiwa dan ilmu kanuragan agar sakti mandraguna.

Kabarnya kesaktiannya melebihi ayahnya, darah gagah perkasa mengalir deras ke sang putera mahkota.

Cerita Bandung Bondowoso

Di bagian selatan wilayah kerajaan Pengging, ada sebuah kerajaan yang berdiri kokoh bernama Prambanan dan rajanya tinggi besar. Rakyatnya mengira bahwasanya raja tersebut adalah keturunan raksasa.

Raja tersebut bernama Ratu Boko, dia memiliki seorang puteri cantik jelita bernama Rara Jonggrang (roro jonggrang).

Disuatu hari terjadi perang antara kerajaan Pengging dan kerajaan Prambanan. Dalam perang besar ini, kerajaan Pengging mengalami kekalahan dan didengar oleh puteranya yakni Joko Bandung.

Joko Bandung mendengar ayahnya meninggal dalam medan peperangan dan bergegas menyusul ayahnya ke medan perang.

Ilmu Bandung Bondowoso

Dalam perjalanan menuju kawasan perang, Joko Bandung bertemu dengan raksasa berilmu tinggi yang bernama Bondowoso, dan Joko Bandung berhasil mengalahkan raksasa.

Sebelum menemui ajalnya, roh raksasa Bondowoso berhasil menyusup ke dalam tubu Joko Bandung. Pada saat itu juga dinamakan dengan Joko Bandung Bondowoso atau biasa disebut Bandung Bondowoso.

Setelah mengalahkan raksasa Bondowoso, Joko Bandung melanjutkan perjalanan menuju ayahnya. Berhari-hari terjadi perang sengit dua kerajaan tersebut, akhirnya Joko Bandung menemui ayahnya yang telah meninggal.

Kemudian perang besar itu berakhir dimenangngkan oleh kerajaan Pengging dan menewasakn ratu Boko sampai kerajaan Prambanan takluk dikuasai kerajaan Pengging.

Ketika perang berakhir, Joko Bandung menuju tempat pusat kerajaan Prambanan. Tak sengaja bertemu puteri kerajaan yang cantik jelita itu dan Joko Bandung jatuh cinta.

Namun, Rara Jonggrang mengetahui bahwa yang menewaskan ayahnya adalah Joko Bandung. Sulit rasanya menerima cinta Joko Bandung tapi kerajaannya telah takluk ditangan Joko Bandung.

Rara Jonggrang mengajukan syarat yang begitu sulit, yang mengira Joko Bandung tidak mampu. Syarat tersebut adalah membangun seribu candi dalama semalam.

Candi Sewu

Seribu candi harus sudah selesai sebelum ayam jago berkokok atau matahari terbit. Tak sulit buat Joko Bandung yang memiliki kesaktian luar biasa apalagi dalam tubuhnya bersatu bersama raksasa Bondowoso.

Diluar dugaan, Joko Bandung menerima tantangan tersebut sebagai syarat agar cintanya diterima oleh Rara Jonggrang.

Joko bandung meminta bantuan para jin dan mahluk halus lain bangun seribu candi dan dua sumur dalam waktu semalam.

Setelah matahari terbenam, para jin mulai bekerja membangun candi yang diperintah oleh Joko Bandung. Satu persatu candi terbangun dengan cepatnya sesuai permintaan Rara Jonggrang.

Melihat candi yang dibangun oleh jin begitu cepatnya, Rara Jonggrang panik seketika sehingga mencari cara agar pembangunan candi gagal.

Tengah malam Rara Jonggrang membangunkan para gadis untuk menumbuk padi agar supaya semua ayam jago berkokok sahut-sahutan bertanda pagi akan datang.

Mendengar bunyi ayam, mengira matahari hampir terbit dan jin satu persatu meninggalkan pekerjaanya.

Candi yang telah dibangun dihitung ternyata jumlahnya telah sampai 999 candi masih kurang satu candi lagi.

Ajian Bandung Bondowoso

Joko Bandung sangat marah karena Rara Jonggrang menggagu pekerjaan jin. Dengan mengetahui tipu daya Rara Jonggrang, tanpa sengaja Joko bandung marah mengucapkan

“Rara Jonggrang, kamu hanya mencari alasan, jika tidak mau katakan tidak mau, kamu memang keras kepala seperti batu”.

Kesaktiannya yang luar biasa tersebut, akhirnya Rara Jonggrang langsung berubah menjadi batu berupa arca.

Kemarahan Joko Bandung tak sampai disitu, para gadis yang membantu Rara Jonggrang berbuat curang dikutuk tidak bakal menikah hingga tua.

Hingga saat ini candi sewu berdiri kokoh dekat sebelah utara candi Prambanan, walaupun tak genap seribu candi orang-orang tetap menyebutnya candi sewu.

Disebelah selatan candi Prambanan terdapat candi ratu Boko, percaya atau tidak hingga saat ini kutukan masih ada para gadis tidak menikah hingga tua.

Demikian kisah cinta dua sejoli Rara Jongrang dan Bandung Bondowoso yang memiliki ajian luar biasa membangun candi sebanyak seribu dalam waktu semalam.

Leave A Reply